Sekilas

Pulau Pasir Belitung adalah salah satu pulau indah yang terdapat di Belitung. Nuansa pulau ini sangat diinginkan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Belitung karena pesona keindahannya yang unik. Pulau ini bisa timbul dan tenggelam dengan sendirinya mengikuti mengikuti sistem pasang surut, sehingga wisatawan dapat menikmatinya, walaupuh hanya sementara.

Pulau Pasir terletak di Desa Keciput, Kecamatan sijuk. Sebetulnya Pulau Pasir bukan pulau dengan daratan yang permanen, hanya sebuah sebuah gosong yang terdiri dari gundukan pasir dengan luas tidak lebih dari 100 meter persegi saja. Pulau Pasir juga sering disebut dengan istilah hopping island. Keistimewaan,dari pulau ini adalah adalah bintang laut yang keberadaannya cukup mudah ditemukan. 

Namun sangat disayangkan karena pulau mungil nan indah ini tak bisa di kunjungi setiap saat. Apabila air laut sedang pasang maka pulau ini akan tenggelam oleh air, sehingga jika ingin mengunjunginya, Anda harus koordinasi dulu dengan nelayan setempat untuk mengetahui jadwal pasang surutnya air laut. Nelayan setempat pasti sangat memahami kondisi tersebut.

Pulau yang memiliki luas kurang dari satu hektar ini mempunyai jarak yang cukup dekat dengan pulau lain, yaitu Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, Pulau Burung, dan Pulau Batu Berlayar. Pulau Pasir berada tidak jauh dari Pantai Tanjung Kelayang, pantai yang juga merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi yang pernah tayang di tahun 2008. Anda hanya membutuhkan waktu 15 menit berkendara dengan perahu mesin dari Pantai Tanjung Kelayang. Jadi Pulau Pasir biasanya dijadikan tujuan kedua ketika Anda berlibur ke Pantai kelayang.

Di sekitar Pantai Kelayang juga terdapat sebuah jembatan yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk menikmati keindahan pantai. dari jembatan tersebut Anda bisa menyaksikan hamparan batu granit yang tersusun acak. Selain itu, Anda dapat memancing di jembatan tersebut karena tepat di bawah jembatan banyak ikan-ikan yang lalu lalang. Hal ini karena air dari Pantai Kelayang sangat jerni, sehingga ikan-ikan tersebut dapat terlihat dengan jelas. Bagian ujung pantai pun menyajikan pemandangan yang tak kalah dahsyat. Anda bisa melihat berbagai bentuk pulau-pulau yang asri dan alami dari jajaran baru granit di Pantai Kelayang.

Transportasi

Bandara H.A.S Hanandjoeddin melayani penerbangan ke dan dari Jakarta, Pangkal Pinang, Kuala Lumpur, Singapura dan Palembang. Dengan kapasitas landasan pacu hingga 3000 meter maka bandara ini sudah mampu mendarati pesawat sekelas Boeing 737-800NG dan 73-900ER. Maskapai penerbangan yang melyani penerbangan ke Tanjung Pandan antara lain Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Nam Air, Sriwijaya Air dan Wings Air. Anda yang ingin mencapai Pulau Pasir, harus terlebih dahulu menuju Pantai Tanjung Kelayang yang berjarak kurang lebih 30 kilometer dari bandara. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu tradisional nelayan dengan menempuh perjalanan laut kurang lebih 20 menit. Anda bisa menggunakan perahu mesin agar lebih cepat.

Kuliner

Di Pulau Pasir tidak terdapat akomodasi dan tidak tersedia tempat yang menyajikan makanan dan minuman, sehingga ketika Anda ingin menuntaskan rasa lapar anda, maka anda harus mencarinya di daerah sekitar pantai Tanjung Kelayang. Anda bisa menemukan menu dari berbagai olahan binatang laut seperti kepiting, ikan jebung atau ikan sate udang di kedai-kedai sekitar pantai Tanjung Kelayang tersebut.

Akomodasi

Tidak ada penginapan karena ini bukanlah pulau tetap, keberadaannya tergantung dari sistem pasang surut. Anda bisa mencari penginapan di daerah yang berdekatan dengan Pulau Pasir. Penginapan di Belitung sangat beragam, mulai dari kelas berbintang hingga kelas melati dan wisma. Hotel berbintang seperti Lor Iin bisa menjadi pilihan, karena hotel ini berada di tepian pantai yang memberikan panorama nan cantik. Selain itu tersedia pula cottage di tengah pulau kecil. 

Di sekitar Pantai Tanjung Kelayang yang tidak jauh dari Pulau Pasir terdapat berbagai penginapan seperti bungalow. Di daerah Kota Tanjung Pandan terdapat penginapan dengan kisaran harga mulai dari Rp 100.000 sampai Rp 300.000. Bahkan, ada juga penginapan yang lebih murah lagi dari Rp 100.000. Pastikan Anda memilih penginapan berdasarkan rekomendasi dan harga yang sesuai dengan fasilitas yang di tawarkan.

Kegiatan

Kegiatan yang dapat dilakukan di Pulau Pasir memang tidak banyak. Anda hanya bisa berenang di sekitar pulau, atau bisa menghabiskan waktu untuk foto-foto dengan latar belakang birunya air laut yang terhampar luas. Namun foto-foto juga bisa Anda lakukan dengan pose berbaring di atas pasir putih. 

Bagi yang ingin menikah, Anda juga bisa menjadikan Pulau Pasir sebagai lokasi foto prewedding maupun afterwedding. Balutan gaun dan pakaian serba putih akan semakin menyempurnakan hari spesial Anda jika. Nuansa putihnya gaun, putihnya pasir, dan kemilau birunya air laut diabadikan dalam sebuah foto akan membuat hari bahagia Anda semakin menakjubkan.

Lalu bagi penikmat kesendirian yang lebih senang dengan ketenangan maka Pulau Pasir ini juga cocok untuk Anda. Ketika berada di Pulau ini, Anda bisa hanya berbaring di atas pasir sambal menikmati keteduhan yang disajikan oleh alam.

Berkeliling

Anda bisa berkeliling di sekitar pulau untuk melihat pemandangan di sekitar yang sangat indah. Hal ini karena lokasi Pulau Pasir Belitung ini berada di antara beberapa pulau yang berdekatan satu sama lain. Di Pulau Pasir, selain bisa bermain-main dengan pasir putih yang lembut, juga bisa menemukan bintang laut yang memang banyak terdapat diperairan sekitar pulau pasir. Tapi sebaiknya tidak menyentuhnya, terlebih mengeluarkannya dari dalam air. Apabila ia terseret ke permukaan maka biarkan saja karena air pasang akan mengembalikannya ke habitat. Hanya karena bintang laut tidak bisa berteriak ataupun mengeluarkan suara, bukan berarti mereka nyaman saat disentuh manusia.

Tips

Menikmati pemandangan alam berupa Pulau Pasir Belitung memang membuat Anda menjadi lebih segar kembali. Namun, perlu diperhatikan beberapa hal supaya liburan Anda tetap menyenangkan dan aman. Berikut ini beberapa tips yang dapat anda terapkan saat mengunjungi Pulau Pasir.

Hati-hati jangan sampai tenggelam ketika Anda sedang asik berenang dan bermain air di laut sekitaran Pulau Pasir.

Waspada dengan keberadaan bintang laut, jangan sampai terinjak. Anda harus kkut melestarikan ekosistem binatang laut.

Jangan membuang sampah sembarangan, karena hal ini akan membuat Pulau Pasir menjadi tercemar.

Pastikan barang bawaan Anda tidak tertinggal. Karena ketika barang Anda tertinggal maka sudah dipastikan barang tidak akan kembali. Hal ini dikarenakan Pulau Pasir akan menghilang ketika air laut sudah pasang.

Sebagian besar wisata di Belitung adalah wisata bahari atau wisata laut, sehingga waktu terbaik untuk berkunjung adalah ketika musim kemarau, sekitar bulan April dan Juni dengan laut tenang dan langit yang begitu biru. Namun karena anomali cuaca, terkadang bulan Mei pun masih diguyur hujan. Februari dan Maret juga menjadi waktu kunjungan yang baik karena ombak tidak terlalu tinggi. Ketika musim hujan, kondisi ombak menjadi tinggi sesuai dengan curah hujan. Hal ini menyebabkan beberapa kapal motor tidak mau mengambil risiko untuk melaut. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa berkunjung saat akhir tahun di Belitung. Karena Belitung menawarkan banyak atraksi wisata, antara lain atraksi budaya dan napak tilas tentang Laskar Pelangi yang bisa dinikmati tanpa khawatir ombak tinggi.

Anda juga bisa menikmati sup ikan istimewa khas Belitung, “gangan” sebutannya. Paduan rasa kunyit dicampur asamnya nanas akan menghasilkan kuah kuning pedas yang sangat segar di lidah. Selain menggunakan ikan segar, rempah-rempah juga menjadi rahasia dari kelezatan masakan ini. Ikan yang paling populer untuk membuat gangan diantaranya ikan ketarap, ilak, dan juga baronang. Daging ikan yang gurih menjadi sajian yang pas bersama nasi panas. Anda bisa menemukan restoran yang menyediakan menu gangan di Belitung, salah satunya adalah “Berage” di Jalan Raya Sijuk No. 31 Simpang Kerjan Tanjung Pandan, Belitung. Restoran ini tidak begitu jauh dari posisi Pulau Pasir.

Selain gangan ikan, Anda juga perlu menyicipi gangan kepiting yang rasanya sangat nikmat. Ada beberapa jenis kepiting yang biasa dimasak untuk bahan gangan, yaitu kepiting hitam dan kepiting laut. Sop gangan kepiting menggunakan bumbu yang sama dengan gangan ikan, namun ditambah dengan santan kelapa. 

Masakan khas Belitung lainnya yang perlu dicoba adalah “pais”. Jenis makanan ini berbeda dengan pepes. Pais diberi bumbu yang persis dengan gangan, kemudian bumbu tersebut dimasukkan ke dalam tubuh ikan sebelum dibakar. Ikan yang diolah menjadi pais adalah ikan ilak dan ikan cubit. Anda bisa menemukan menu ini diberbagai warung yang menyajikan gangan, atau menikmatinya ketika berkunjung ke Pantai Tanjung Tinggi.

Berbelanja

Anda yang senang dengan kegiatan berbelanja harus benar-benar meninggalkan kegiatan ini ketika berada di Pulau Pasir Belitung, karena tidak terdapat pedagang apapun. Ketika anda ingin berbelanja oleh-oleh sebaiknya kunjungi pusat berbelanjaan oleh-oleh di Belitung.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *