Tinjauan

Di Lombok, tidak ada gili yang tidak  indah, tidak ada gili yang tidak bisa dijangkau, hanya wisatawan saja yang belum tahu tentang keberadaannya. Gili-gili itu membentang jauh di seberang Pulau Lombok sehingga butuh perahu dan kapal-kapal cepat untuk mencapainya. Namun sesulit apapun medannya, gili-gili itu selalu dibicarakan oleh wisatawan melalui foto-foto lanskap-nya yang memang memukau. Jika Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, atau Gili Nanggu yang harus diseberangi perahu saja didatangi banyak wisatawan, maka tidak ada alasan untuk tidak mengunjungi Gili Sunut yang bisa diseberangi dengan berjalan kaki.

Ini memang benar-benar terjadi. Ketika air surut maka pasir-pasir penghubung jalan akan terlihat bak karpet putih yang tengah menyambut Anda. Tapi sebelum menyebrang ke gili, ada sedikit perjuangan yang harus Anda lalui.  Saat musim panas, Anda akan menghadapi debu-debu yang mengebul akibat akses jalan yang masih tanah. Namun juga tidak disarankan mendatanginya pada musim hujan. sebab, waktu yang dibutuhkan akan lebih panjang.  Jalanan yang tak mudah dilalui dan rusak akan Anda rasakan, kecuali memang Anda seorang petualang. 

Gili Sunut terbilang masih sangat perawan. Banyak wisatawan yang belum mengenal daerah ini termasuk penduduk Lombok sendiri. Minimnya pemberitaan dan promosi membuat nama Gili Sunut kalah pamor dengan Gili Trawangan ataupun Gili Meno. Padahal, keindahan pesona Gili Sunut tak kalah menariknya dengan gili-gili yang ada.  

Gili Sunut menjadi salah satu obyek wisata keren yang layak untuk dikunjungi, terlebih di kala musim kemarau. Bagaimana tidak, hamparan savana di gili ini berubah menjadi kecoklatan. Pepohonan pun menggugurkan daun-daunnya hingga sehingga hanya batang pepohonan saja yang tampak, seolah-olah kering kerontang. Savana di Gili Sunut memang benar-benar menjadi panorama menarik di kala kemarau untuk diabadikan dalam perjalanan wisata Anda. 

Kegiatan

Gili Sunut berada sejajar pada garis pantai terdekatnya yaitu Tanjung Ringgit. Di tengah laut Gili Sunut, terdapat Gili Petelu yang terdiri dari tiga buah pulau kecil dan didiami oleh beberapa masyarakat Lombok. Anda bisa menyelam atau menyebrang dari Gili Sunut menuju Gili Petelu tersebut. 

Tapakkan lah kaki-kaki di hamparan savana ataupun berjalan-jalan santai di pasir putihnya yang begitu bersih, serta nikmati keindahan birunya laut dan deburan ombak yang relatif tenang dengan paduan warna awan  yang begitu menarik. Pulau kecil di tempat terpencil yang jauh dari jangkauan manusia ini benar-benar membuat liburan Anda seperti berada di secret island atau private island. Di sini, Anda bahkan bisa melakukan aktivitas bersepeda, walau kondisi pantai dan area sekitar memang tidak semulus dan sepanjang Pantai Kaliantan. Kegiatan berkemah  dan banana boat juga bisa dilakukan di lokasi ini. 

Karena pesona alamnya yang sangat indah dan potensial dimana penduduk dari Gili Sunut berprofesi sebagai nelayan, maka tak ada salahnya bila Anda ikut mencoba kegiatan yang sama seperti penduduk sekitar, misalnya memancing. Setidaknya, kegiatan ini juga bisa menjadi pengalaman seru untuk Anda. Di Gili Sunut ini, Anda juga dapat menyelam atau snorkling untuk melihat seperti apa keindahan yang ada di dasar laut. Menurut informasi, pulau kecil ini dipercaya memiliki kerang penghasil mutiara hijau. Di sini, Anda bisa mengeksplor dan membuktikannya.

Berkeliling

Gili Sunut sendiri memiliki luas sekira 7,5 hektare dan didiami oleh sekira 110 kepala keluarga. Anda tidak akan hanya menikmati lingkungan area gili, namun juga bisa mengeksplor Dusun Temeak dimana Gili Sunut berada. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengenal lebih dekat masyarakatnya, kehidupan penduduknya, kehidupan sosialnya, serta mata pencaharian penduduk yang berprofesi sebagai nelayan. 

Berkeliling di area Gili Sunut, membuat Anda tidak habis-habisnya memuja dan bersyukur akan ciptaan Tuhan yang sangat cantik ini. Anda akan merasa dimanjakan dan enggan untuk lekas pulang ke tempat tinggal Anda. 

Selain lingkungan area Gili, Anda juga bisa berkeliling menyeberang ke Pantai Pink atau juga Tanjung Luar. Namun tentu saja harus dengan media penyeberangan, misalnya dengan memanfaatkan perahu nelayan setempat. 

Tips

Akomodasi

Untuk penginapan, Anda bisa memilih lokasi di sekitar Jerowaru dan Praya. Atau, Anda juga bisa memilih penginapan di Kota Mataram agar lebih mudah mengakses segala sesuatu dan juga dekat dengan bandara.

Dpraya Lombok Hotel

Jalan Raya Penujak 88 Praya Barat, Lombok Tengah, NTB – Indonesia

Harga dibandrol mulai Rp 272.000 hingga Rp 910.000

Aerotel Mandalika

Jalan Gajah Mada No. 110, Praya, Lombok – Indonesia 

Harga mulai Rp 340.000

Verve Villa

Jalan Raya Mangsit, Senggigi Batukliang, Nusa Tenggara Barat – Indonesia 83355 

Harga mulai Rp 19.000.000

Cendrawasih Bungalow

Tete Batu Selatan, Sikur, Nusa Tenggara Barat – Indonesia 83662

Harga mulai Rp 350.000 

Golden Tulip Mataram

Jalan Jenderal Sudirman 40 Rembiga Mataram 83239

Telepon : (0370) 6170999

Fax : (0370) 6172345

Transportasi

Gili Sunut terletak di Dusun Terneak, Desa Pemongkong, Jerowaru. Untuk mencapainya, Anda perlu melalui rute dari Mataram menuju Kediri, kemudian melalui Puyung, Praya, Mujur dan juga Ganti, lalu lanjut kembali ke daerah Sukaraja, masuk Jerowaru, Pemongkong, dan tibalah di Gili Sunut. Transportasi yang bisa dipilih adalah menggunakan kendaraan pribadi atau jasa penyewaan kendaraan. Untuk penyewaan kendaraan, Anda bisa mencari tahunya lewat dunia internet, atau tanyakan pada tempat dimana menginap. Mereka biasanya memiliki banyak jaringan yang untuk memudahkan tamu hotel sebagai salah satu dari pelayanan penginapan. Tak hanya seputar transportasi, Anda juga dapat mengetahuinya atau bahkan diantar ke tempat-tempat pusat oleh-oleh khas Lombok. 

Untuk transportasi kendaraan roda empat, ada banyak jasa penyewaan untuk mempermudah pengunjung atau turis domestik dan mancanegara agar dapat menikmati masa liburan dengan tenang dan nyaman. Situs Lombokkutrans.com memiliki banyak koleksi kendaraan yang dapat disewakan dengan bandrol harga bervariasi. 

Untuk mobil Avanza, harga sewa yang dibandrol ialah sekitar Rp 450.000/hari, mobil Innova Rp 550.000/hari, Travello Rp 650.000/hari, Hino Rp 900.000/hari, Commuter Rp 900.000/hari, dan penyewaan bus Rp 1.400.000/hari. 

Bagi Anda yang datang dari mancanegara atau luar Lombok dengan keberangkatan dari Jakarta, Anda bisa memakai jasa maskapai penerbangan dari Jakarta-Lombok. Atau juga dengan rute perjalanan Jakarta-Bali. Untuk rute Jakarta-Lombok menggunakan maskapai penerbangan Batik Air, harga yang ditawarkan sekitar Rp 800.000 hingga Rp 2.500.000 untuk satu kali perjalanan tanpa transit. Sedangkan untuk maskapai penerbangan Citilink, harga yang dibandrol berkisar Rp 980.000 hingga Rp 1.500.000 dan juga tanpa transit. 

Kuliner

Karena Gili Sunut merupakan pulau pemukiman nelayan, maka tak lengkap bila Anda tak mencicipi makanan sate ikan khas Lombok. Walaupun pulau ini tidak menyediakan tempat kuliner, Anda bisa mencicipinya di pusat-pusat perbelanjaan, pasar-pasar, atau tempat wisata kuliner lain yang tersebar di Lombok. Sate ikan ini memiliki perpaduan rasa antara gurih dan juga pedas berbahan dasar ikan cakalang dan juga laguan. 

Para penjual sate ikan  banyak dijumpai di sepanjang jalan Kompleks Pertokoan Tanjung. Bila penginapan Anda berada di Kota Mataram, maka Anda membutuhkan waktu sekitar 1 jam lamanya untuk tiba di lokasi ini. Sate ini sudah terkenal sejak tahun 1977. Harga yang dibandrol untuk satu tusuk sate seribu rupiah. 

Kuliner berikutnya yang menjadi makanan khas pulau Lombok ialah sate bulayak. Kuliner ini adalah perpaduan serasi antara sate jeroan yang dilumuri bumbu khas Sasak dengan lontong yang dibungkus daun aren dengan cita rasa gurih dan lembut. Kuliner ini mudah ditemui di tempat-tempat seperti Taman Suranadi, sudut Pantai Senggigi, Taman Narmada, dan juga Pura Lingsar. 

Nasi balap Puyung juga merupakan ciri khas makanan Lombok yang wajib dicoba. Nasi balap puyung yang terkenal di Lombok terletak di desa Puyung. Ciri khas dari nasi ini adalah rasa pedasnya yang luar biasa. Walaupun isinya hanya terdiri dari nasi, suwiran ayam pedas, kacang kedelai, abon, belut goreng, dan juga taburan udang kering, cita rasa makanan ini sudah berhasil menembus pasar mancanegara.   

Berbelanja

Akan terasa kurang lengkap bila pulang ke tempat asal tanpa membawa oleh-oleh khas Lombok. Pulau Lombok terkenal tidak hanya dengan pulau dan pantainya yang indah-indah, namun juga mempunyai sederetan makanan yang menjadi ciri khasnya. Salah satu kuliner Lombok yang bisa dijadikan oleh-oleh ialah dodol buah dan manisan. Dodol ini memiliki banyak varian rasa mulai dari dodol durian, dodol pisang, mangga, serta manisan rumput laut dan juga dodol rumput laut. Dodol yang paling terkenal di Lombok adalah dodol Phoenix yang berlokasi di Jala A.A Gede Ngurah Mataram. 

Sentuhan tangan-tangan wanita Lombok terajut melalui tenun-tenun khasnya yang memiliki kerumitan tinggi. Kualitas yang baik akan Anda dapat apabila membeli kain tenun asli dengan harga di atas Rp300 ribu, tapi kain-kain dengan harga terjangkau, kini juga sudah banyak tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *